Ini contoh teks berjalan. Isi dengan tulisan yang menampilkan suatu ciri atau kegiatan penting di desa anda.

Artikel

PBB Naik Hingga 400 Persen, Ini Penjelasan Pemkot Yogyakarta

20 Februari 2020 10:03:03  Administrator  463 Kali Dibaca  Berita Lokal

Pemerintah Kota Yogyakarta menjelaskan terkait pajak bumi dan bangunan (PBB) yang naik hingga 400 persen. Kenaikan itu, sebelumnya dinilai memberatkan masyarakat.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti pun membenarkan hal tersebut. Diaa mengatakan, yang mengalami kenaikan di atas 400 persen hanya sedikit. Yakni hanya sebesar 0,05 persen daerah di Kota Yogyakarta yang pajaknya naik hingga 400 persen. 

"Wajib pajaknya itu 95.273. Yang kenaikan lebih 400 persen itu hanya 0,05 persen atau 51 (wajib pajak)," kata Haryadi di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Rabu (19/02).

Dia menyebut, kenaikan ekstrem ini dikarenakan adanya penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di Kota Yogyakarta. Bahkan, kenaikan ini juga sudah berdasarkan usulan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

"Tidak semua yang mengalami kenaikan 400 persen. Lebih dari setengah itu tetap (pajaknya). Naik itu misalnya ada bangunan baru atau hotel. Tapi secara tidak langsung ini dasarnya juga dari zona nilai tanah," ujarnya.

Dia pun menjawab pernyataan Anggota Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Antonius Fokki Adriyanto yang meminta kebijakan tersebu untuk dicabut. Fokki mengatakan, Pemkot Yogyakarta sepeti penjajah VOC. Sebab, kenaikan PBB ini juga dinilai membebani masyarakat.

Haryadi mengatakan hal tersebut sebagai upaya untuk menyelaraskan Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Menyesuaikan BPK dan KP. Kalau mengatakan VOC itu berarti BPK dan KPK itu VOC karena dasarnya di situ. Bukan memeras, tapi secara tidak langsung dia mendapatkan kenaikan nilai ekonomi atas keberadaan tanah yang ada perubahan luas," ujarnya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menjelaskan, kenaikan PBB mencapai 400 persen ini jumlahnya tidak signifikan. Dia menyebut, ada yang PBB tidak berubah atau tetap yakni mencapai 28.985 wajib pajak atau 30,42 persen.

Sementara itu, ada juga PBB sebesar Rp 10 ribu dengan jumlah 870 wajib pajak. Selain itu, wajib pajak di bawah 100 persen yakni 52.229 wajib pajak atau 54,82 persen.

"Kenaikan di atas 100 sampai 200 persen ada 11.369 WP (wajib pajak) atau 11,93 persen. Kenaikan di atas 200 sampai 300 persen ada 1.619 WP atau 1,70 persen. Kenaikan 300 sampai 400 persen ada 150 WP atau 0,16 persen dan kenaikan PBB di atas 400 persen ada 51 WP atau 0,05 persen," ujar Heroe. (www.republika.co.id)

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Wilayah Kalurahan

Aparatur Kalurahan

Sinergi Program

Agenda

Belum ada agenda

Statistik Penduduk

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Kalurahan


Alamat : Batikan 1, Demen ,Temon, Kulon Progo
Kalurahan : DEMEN
Kapanewon : TEMON
Kabupaten : KULON PROGO
Kodepos : 55654
Telepon : 081804373789
Email : pemdesdemen@gmail.com

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:41
    Kemarin:64
    Total Pengunjung:15.181
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:34.239.154.240
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

29 Maret 2019 | 18.147 Kali
Maklumat PPID
06 Maret 2019 | 18.069 Kali
Sejarah Desa
06 Maret 2019 | 18.068 Kali
Pemerintah desa
06 Maret 2019 | 18.056 Kali
Profil Wilayah Desa
06 Maret 2019 | 18.051 Kali
Profil
06 Maret 2019 | 18.034 Kali
Data Desa
06 Maret 2019 | 18.033 Kali
Visi Misi
06 Maret 2019 | 18.069 Kali
Sejarah Desa
29 Maret 2019 | 18.147 Kali
Maklumat PPID
06 Maret 2019 | 18.068 Kali
Pemerintah desa
10 September 2019 | 575 Kali
MUSRENBANG DESA DEMEN TAHUN 2019 MENJADI MOMENTUM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA
29 Maret 2019 | 18.009 Kali
Permohonan Informasi
29 Maret 2019 | 18.018 Kali
Mekanisme Layanan
01 April 2019 | 324 Kali
Welcome

Statistik SID